Sabtu, Februari 2

Unsur Dasar Bola Basket

Ada 3 cara dasar menggerakkan bola dalam permainan bola basket, yaitu passing(operan), dribbling, dan shooting(tembakan).

Dribbling adalah cara untuk bergerak dengan bola yang dilakukan oleh seorang pemain. Tujuannya untukmembebaskan diri dari lawan atau mencari posisi bagus untuk mengoper atau menembak bola.

Passing(operan) adalah cara tercepat dan efektif memindahkan bola dari satu pemain ke pemain lain. hasil akhir yang sempurna dari rangkaian operan yang baik adalah suatu operan kepada teman se-tim yang berada pada posisi bebas dekat dengan keranjang dan dengan mudah memasukkan bola ke keranjang. Bantuan(assist) yang baik sama penting dan menariknya dengan mendapatkan angka.

Shooting(menembak) adalah gerakan terakhir untuk mendapatkan angka. Umumnya dalam bola basket, tembakan dilakukan setiap 15-20 detik dan hampir setengahnya berhasil masuk. Banyaknya tembakan masuk yang terjadi membuat bola basket menarik, atraktif, dan menegangkan bagi penonton.

Ada banyak macam dribbling, passing, dan shooting yang dilakukan pemain, tergantung dari kemampuan mereka dan situasi permainan.

Sejarah Singkat Permainan Bola Basket

Sejarah Bola Basket dimulai lebih dari 100 tahun yang lalu, tepatnya 1891 di Springfield, Massachsetts, Amerika.

Ketika itu Dr. James Naismith adalah seorang pengajar olahraga di sekolah Christian Workers yang sekarang dikenal sebagai Springfield College. sebagai pelatih tim sepak bola ia diberi tugas untuk menciptakan permainan di dalam ruangan yang menarik bagi para murid selama musim dingin. dengan segera ia menciptakan peraturan dasar suatu jenis olahraga baru dan mengembangkan 5 prinsip dasar saat menyusunnya.
1. Permainan dimainkan dengan tangan dan menggunakan bola bundar.
2. Pemain tidak boleh lari dengan bola.
3. Setiap pemain berhak mengambil posisi dimanapun dan kapanpun di dalam lapangan permainan.
4. Tidak diperkenankan adanya kontak fisik antar pemain.
5. Keranjang ditempatkan horizontal di atas lapangan permainan.

Ia memaku 2 keranjang buah persik yang terbuat dari kayu di tepi balkon ruangan.ketinggian keranjang tergantung dari ketinggian balkon. karena ketinggian 10 kaki dianggap ideal, maka tetap dipertahankan.

Permainan pertama dimainkan dengan bola kaki dan seorang pegawai kebersihan duduk diatas tangga untuk mengambil bola yang masuk kedalam keranjang. permainan baru ini kemudian menjadi sangat sukses. 13 peraturan asli Naisminth didasarkan pada suatu prinsip bahwa angka didapat dengan kemampuan dan bukan dengan kekerasan. peraturan-peraturan itu diterbitkan dengan judul 'A New Game' dalam majalah 'Triangle', 15 Januari 1892.


Pada tanggal 2 maret 1892 pertandingan bola basket di mainkan secara umum untuk pertama kalinya. Pertandingan ini berlangsung antara murid dan guru Springfield College. Dengan ditonton oleh 200 orang, tim murid memenangkan pertandingan dengan angka 5-1.

Bola basket mulai dikanal di seluruh dunia sejak diperkenalkan di mexico.

Pada tahun yang sama Lew Allen dari Hartford, Connecticut membuat keranjang berbentuk lingkaran terbuat dari kawat yang dianyam untuk menggantikan keranjang persik Naismith. Keranjang ini digantung di balkon dan para penonton menghibur diri dengan menjauhkan bola dari lingkaran. Untuk mencegah tindakan ini, mulailah diperkenalkan backboard (3,6 x 1,8 meter).

Bolanya sendiri berkembang dari bola kaki menjadi bola basket resmi pada tahun 1894. Setahun kemudian pemakaian backboard berukuran 1,8 x 1,2 m disetujui, lemparan bebas pun muliai diperkenalkan.

Selanjutnya keranjang baru diciptakan. Keranjang ini menggunakan jarring yang digantung ke ring. Bagian bawah jarring diikat dengan tali yang dilepaskan setiap kali ada bola masuk ke dalam keranjang. Dengan demikian berakhirlah tugas stepladder.

Pada tanggal 22 Maret 1893 diadakan pertandingan bagi wanita di Northampton. Para pria tidak diperbolehkan menonton.

Pada tahun 1896 field goal bernilai 2, sedangkan free throw bernilai 1.

13 Peraturan Perdana Permainan Bola Basket


1. Bola boleh dilempar ke segala arah dengan satu maupun kedua tangan.

2. Bola boleh dipukul ke segala arah dengan satu atau kedua tangan (tidak boleh dengan tinju).

3. Pemain tidak boleh lari dengan bola. Pemain harus melempar bola dari tempat dimana ia menangkapnya. Pengecualian diberikan kepada mereka yang menangkap bola dketika sedang berlari.

4. Bola harus dipegang dengan atau di antara tangan. lengan atau badan tidak boleh digunakan untuk menahan bola.

5. Tidak diperbolehkan menabrak dengan bahu, memegang, mendorong, menjegal atau menyerang pemain lawan. Pelanggaran pertama terhadap peraturan ini akan dianggap foul. Yang kedua akan mengeluarkannya dari permainan sampai terjadinya gol, atau bila terbukti adanya unsur kesengajaan untuk menyakiti orang lain, maka akan dikeluarkan seterusnya dan tidak boleh digantikan oleh pemain cadangan.
 
6. foul meliputi memukul bola dengan tinju/kepalan tangan, pelanggaran terhadap peraturan nomor 3, 4, dan 5.

7. bila salah satu pihak membuat 3 foul berturut-turut, akan dihitung sebagai lemparan masuk bagi lawan (berturut-turut berarti bila diantaranya lawan tidak melakukan foul.

8. lemparan masuk terjadi ketika bola dilemparatau dipukul dari lantai ke keranjang dan tetap berada di dalamnya, dengan ketentuan pemain bertahan tidak menyentuh atau mengganggu lemparan masuk tersebut. Bila bola tertahan dipinggir keranjang dan pemain menyerang menggerakkan keranjang, maka tetap dihitung sebagai lemparan masuk.

9. ketika bola keluar lapangan maka akan dilempar kembali ke dalam lapangan dan dimainkan oleh orang pertama yang menyentuhnya. Bila terjadi perselisihan, maka umpire akan langsung melempar bola ke dalam lapangan. Pemain yang melakukan lemparan kedalam diberi waktu 5 detik. Lebih lama dari itu, maka bola akan diberikan kepada lawan. Foul akan diberikan kepada pihak yang menghambat jalannya permainan.

10. umpire akan mengawasi pemain dan mencatat foul serta memberi tahu wasit saatfoul terjadi 3 kali berturut-turut. Ia mempunyai wewenang mengeluarkan pemain sesuai peraturan nomor 5.

11. wasit akan mengawasi bola dan memutuskan kapan bola hidup, in bounds, kepunyaan pihak mana, dan memperhatikan waktu. Ia menentukan kapan lemparan masuk terjadi, dan menghitung angka, serta melakukan tugas-tugas wasit lainnya.

12. waktu permainan adalah 2 kali 15 menit dengan jeda waktu 5 menit.

13. pihak yang memasukkan bola lebih banyak dalam waktu tersebut adalah pemenangnya. Bila angka seri, maka permainan boleh dilanjutkan dengan persetujuan kapten, sampai diperoleh angka selanjutnya.